Magician vs. Mentalist

Magician dan Mentalist merupakan pelaku seni pertunjukan dengan keahlian menunjukkan keajaiban bagi orang awam.

hieronymus_bosch_051
Magician sedang beraksi

mind-reading-russell-morgan
Mentalist sedang membaca pikiran penonton

Magician merupakan orang yang menunjukkan magic/sulap nya secara visual baik di panggung (stage) maupun di jalanan secara dekat (close up). Biasanya melakukan perpindahan barang yang mustahil dilakukan, perubahan warna secara visual, mengembalikan seperti semula barang yang sudah dirobek2, dll. Ada banyak aliran magic/sulap di dunia ini, sebagian besar merupakan aliran ilusi. Sedangkan Mentalist merupakan orang yang menunjukkan kebolehannya dalam hal kemampuan intuisi maupun kekuatan mentalnya, seperti telepati, prediksi masa depan, psychokinesis, membaca pikiran, dan lainnya. Oleh karena itu, Mentalist terkadang dikategorikan sebagai entertainer paranormal.
Banyak Mentalist yang tidak mau disebut Magician karena teori yang digunakan berbeda. Banyak pula Magician yang mencibir Mentalist karena dianggap tidak perlu kerja keras latihan untuk dapat melakukan pertunjukan.

Perbedaan yang ada justru tidak menjadi penghalang bagi para magician dunia untuk melakukan kolaborasi kedua aliran ini. Kolaborasi atau perkawinan antara aliran magic dan mentalism melahirkan aliran baru yang disebut dengan mental magic. Magician yang sering membawakan mental magic adalah David Copperfield, David Blaine, dan Dynamo.

Untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut, kini tersedia banyak media untuk belajar. Banyak Magician atau pun Mentalist mau menularkan ilmu mereka, tentu saja dengan mahar tertentu yang dimulai dari gratis sampai yang berharga puluhan bahkan ratusan juta.

 

Referensi:

  1. Wikipedia, 2016, Mentalism (https://en.wikipedia.org/wiki/Mentalism, diakses 19 Nov 2016)
  2. Wikipedia, 2016, Magic (Illusion), (https://en.wikipedia.org/wiki/Magic_%28illusion%29, diakses 19 Nov 2016)

Tinggalkan Balasan