Kartu Remi yang Baik untuk Belajar Sulap

Banyak yang bertanya kepada kami, “Kartu remi apa yang baik untuk belajar sulap ?” Biasanya untuk mulai belajar sulap, banyak yang merekomendasikan menggunakan kartu remi Bicycle jenis Poker 808. Mengapa ?

298059_a3df2b04-9c02-11e4-9d9d-b5842523fab8
Bicycle Standard International Edition

Continue reading “Kartu Remi yang Baik untuk Belajar Sulap”

Kompetisi Online Cardistry dan/atau Card Magic

Dalam rangka ikut memeriahkan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada tanggal 10 November 2016, KartuSulap mengadakan Kompetisi Online Cardistry/Flourish dan/atau Card Magic dengan tema “The Next Heroes”. Kompetisi ini terbuka untuk para Cardist maupun Magician yang berdomisili di Indonesia. Juri kompetisi ini adalah Edo Huang seorang Magician dan Cardist sekaligus maestro desainer kartu remi Indonesia. Untuk mengetahui siapa Edo Huang, silahkan klik link ini.

 

even-kartusulap
Kompetisi Online Cardistry dan/atau Card Magic

Continue reading “Kompetisi Online Cardistry dan/atau Card Magic”

Edo Huang: Desainer Kartu Remi Indonesia yang Mendunia

Edo Huang  menyelesaikan studinya di Limkokwing University, Malaysia. Setelah lulus kuliah, dia kembali ke Jakarta sebagai graphic designer.  Di sela-sela kesibukannya,  Edo Huang mendesain kartu remi dan mencoba memasukkan desainnya ke pabrik-pabrik pembuat kartu remi di Amerika.

Edo Huang mempunyai hobby bermain sulap, terutama sulap kartu. Dari pengalaman itulah dia berpikir, “Kenapa nggak mencoba submit desain kartu remi dan berharap orang Amerika tertarik pada desain saya”. Dari pikiran itulah, maka sekarang dia menjadi seorang desainer kartu remi yang mendunia.

Continue reading “Edo Huang: Desainer Kartu Remi Indonesia yang Mendunia”

Istilah untuk Kondisi Kartu Remi

Tulisan ini diterbitkan dengan izin dari Hochman Encyclopedia (Asher, 2016). Beberapa istilah dalam memberikan gambaran tentang kondisi kartu remi yang dipunyai atau mau dijual:

  1. As Issued: Sebuah kartu remi lengkap, dalam kondisi mint untuk semua kartunya. Ada Joker dan kartu tambahan lainnya yang terdapat dalam kemasan asli ketika didistribusikan pertama kalinya untuk dijual. Ada kemungkinan kemasan belum dibuka saat pertama kali didistribusikan untuk dijual. Ada kemungkinan belum dibuka atau dibuka dengan sangat hati-hati untuk pemeriksaan, tetapi tidak rusak, sebaiknya diberitahukan.
  2. Mint: Sebuah kartu remi lengkap dengan tidak menunjukkan tanda-tanda penggunaan. Biasanya kotak aslinya juga mempunyai kondisi yang serupa. Pembungkus sudah tidak ada.
  3. Excellent: Sebuah kartu remi lengkap yang kadang-kadang digunakan, namun masih dalam kondisi prima. Tepi emas masih utuh dan seperti baru.
  4. Good: Sebuah kartu remi lengkap yang menunjukkan tanda-tanda penggunaan berulang, namun masih bagus untuk digunakan. Tidak ada lipatan serius atau bengkok/sudut patah. Kartu remi tidak akan bengkak atau cacat dan tetap pas ketika masuk ke kotak asli nya.
  5. Poor: Sebuah kartu remi tidak cukup baik untuk masuk ke dalam salah satu kategori di atas. Kemungkinan akan memiliki setidaknya salah satu dari kesalahan serius sebagai berikut: bengkok/patah sudut, lipatan buruk, sangat kotor, dll.
  6. With Faults: Sebuah kartu remi yang termasuk bagus di salah satu kategori di atas, tapi dengan kesalahan serius seperti ada kartu yang hilang atau rusak, kotak yang rusak atau hilang.

Referensi:
Asher, L., 2016, Playing Cards Condition, (http://www.leeasher.com/playground/articles/playing_card_conditions.html, diakses 24 Oktober 2016)

Card Manipulation

Card Manipulation merupakan cabang dari ilusi magic yang menciptakan efek dengan menggunakan sleight of hand (teknik sulap tangan) yang melibatkan kartu remi. Card Manipulation sering digunakan dalam pertunjukan sulap, terutama sulap close-up, parlour, dan street magic. Ilusi dilakukan dengan permainan kartu remi yang didasari dengan teknik manipulasi dasar (sleights). Ini dimaksudkan agar pesulap tidak terdeteksi oleh penonton ketika melakukan aksinya. Cara ini membutuhkan latihan dan pemahaman yang menyeluruh tentang teknik manipulasi kartu remi (Card Manipulation).  Beberapa nama yang terkenal dalam bidang ini adalah Dai Vernon, Tony Slydini, Ed Marlo, S.W. Erdnase, Richard Turner, Ricky Jay, dan lainnya. Sebelum terkenal di dunia sebagai escapologist (ahli melarikan diri), Houdini menyebut dirinya sebagai “The King of Cards”.

Disebabkan banyak pesulap pemula yang ingin segera dapat bermain sulap dengan kartu remi secara cepat dan terlihat hebat tetapi tanpa latihan manipulasi kartu, maka muncullah kartu-kartu trik yang dirancang untuk permainan tertentu. Kartu-kartu ini sering disebut dengan kartu trik.

Referensi:
Wikipedia, 2016, Card Manipulation, (https://en.wikipedia.org/wiki/Card_manipulation, diakses 24 Oktober 2016)

Fanning Powder

Fanning Powder merupakan bubuk/bedak khusus untuk melicinkan kartu remi yang sudah seret. Tujuan awalnya adalah agar para pemain kartu dapat membuat fanning kartu remi dengan luar biasa.
Bubuk/bedak ini sangat berbeda dengan bedak bayi atau bedak lainnya. Anda tidak dapat menggunakan bubuk/bedak bayi untuk melicinkan kartu. Penulis sudah pernah mencobanya, hasilnya hanya merusak kartu karena kartu remi menjadi lebih seret. Berikut contoh kemasan Fanning Powder produk dari Murphysmagic USA:

fanning-powder-1_1024x1024
Kemasan Baru (2016)

fanningpowder
Kemasan Lama

Continue reading “Fanning Powder”

Joker di Kartu Remi: Apa dan Bagaimana

Joker pertama kali muncul di kartu remi yang dicetak pada 1860-an-hanya beberapa tahun sebelum kemunculan pertama United States Playing Card Company di Cincinnati, Ohio.

Ada beberapa yang mengatakan bahwa kata Joker berasal dari permainan Euchre. Kata “Joke” (lelucon) sudah sering didengar, kata “Joker” juga sering didengar yang berarti orang yang bercanda. Tapi konsep kartu Joker itu sendiri sebenarnya memang berasal dari permainan Euchre.

Pada 1860-an, para pemain Euchre Amerika membuat beberapa aturan baru untuk permainan ini. Aturan-aturan baru ini memerlukan kartu tambahan, yang mereka sebut sebagai Best Bower, yang merupakan kartu dengan nilai tertinggi yang ada. Pada akhirnya kartu Best Bower disebut dengan kartu Joker, atau Jolly Joker. Pabrik kartu Amerika melihat ini sebagai peluang dan dengan cepat memasukkan kartu-kartu ekstra yang berupa Joker dalam kartu remi produksi mereka. Produsen Inggris pun akhirnya juga melakukan hal yang sama pada tahun 1880-an.

Continue reading “Joker di Kartu Remi: Apa dan Bagaimana”